USG (Ultrasonografi)

Pemeriksaan USG ini menggunakan gelombang suara yang dilepaskan probe USG (alat yang ditempelkan ke perut pasien). Gelombang suara tersebut melewati jaringan tubuh, misalnya kulit, lapisan lemak perut, otot-otot perut, dan cairan ketuban, kemudian dipantulkan, ditangkap dan dimunculkan dalam bentuk gambar pada monitor. Gradasi kepekatan warna pada gambar tergantung materi apa yang dilewati dan memantulkanya.

Alat USG berkembang dari waktu ke waktu. Awalnya, gambar yang hanya berupa gambar 2 D (panjang x lebar). Saat ini, telah dapat pula gambar 3 dimensi dalam ukuran volume (panjang x lebar x tinggi). Lebih hebat lagi, gambar 3 D itu kini juga dapat dipancarkan dan ditangkap dengan kecepatan real time ibaratnya Anda menggunakan handycam. Itulah yang kita sebut USG 4 D.

Beda penggunaan USG 2 dan 4 dimensi

 

USG 2 D

USG 4 D

Bentuk gambar yang terlihat 

Bayi dari satu sisi.

Bayi secara keseluruhan dan bergerak.

Apa diketahui?

Kelainan bawaan pada bayi (jantung, tulang, bibir, plasenta/tali pusar, alat kelamin).

Sama dengan USG 3 D.

Kapan paling ideal dilakukan?

Sepanjang usia kehamilan, selagi ada ruang antara janin dan rahim yang terisi air ketuban.

Untuk kepuasan melihat sangat dianjurkan pada usia 28-34 minggu.

Sama dengan USG 3 D.

Cara penyimpanan

Dapat disimpan dalam bentuk CD ROM, atau dicetak.

Dapat disimpan dalam bentuk CD ROM, dengan image yang bergerak seperti video.