Artikel


Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram sebagai wahana Proses Pelayanan Kesehatan akan memberikan output berupa kesembuhan pasien sebagai produk utama dan sebagai dampak lain yaitu  memiliki sampah/limbah sebagai produk sampingan. Sampah/limbah tersebut apabila tidak dikelola dengan benar sesuai peraturan akan menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup antara lain pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan, untuk itu perlu dikelola secara terstruktur buangan rumah sakit baik yang bersifat infeksius maupun non infeksius.

Agar produk berupa sampah/limbah tidak menambah jumlah sumbangan sampah untuk pemanasan global, Instalasi Kesehatan Lingkungan RSUD Kota Mataram melakukan peningkatan kinerja pengelolaan sampah dengan menambah program baru yaitu gerakan 3 jari kelola  sampah (3 R) melalui Bank Sampah sebagai karya nyata RSUD Kota Mataram yang berwawasan lingkungan. Pengelolaan sampah rumah sakit melalui bank sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat khususnya petugas kesehatan di rumah sakit agar dapat “berkawan‟ dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah. Penerapan prinsip 3 R (reduce, reuse, recycle) merupakan langkah nyata pengendalian dan pencemaran  lingkungan. Dengan melakukan 3 R mengurangi  beban pencemar ( pollutant load) yang dibuang ke lingkungan, baik pencemar air, tanah maupun udara.  Bahkan terkait perubahan iklim, implementasi 3 R adalah usaha nyata mengantisipasi perubahan iklim  karena dengan melaksanakan  3 R dapat mengurangi emisi gas metana ( CH4) yang dapat merusak lapisan ozon.

Gagasan adanya bank sampah di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram didasari adanya pemikiran untuk mengkoordinasikan pengelolaan sampah rumah sakit, khususnya sampah yang masih bernilai ekonomi. Diharapkan dengan adanya bank sampah ini, masyarakat di lingkungan rumah sakit yaitu segenap karyawan medis maupun non medis mampu untuk merubah perilaku buang sampah sesuai karakteristik dari jenis sampahnya demi menyelamatkan lingkungan.

 

 

By : Fira Frismawati, ST

Kepala Instalasi Kesehatan Lingkungan (IKL)

  • Bagikan